Tips Memelihara Ikan Hias Air Laut 2

Pengalaman Pribadi Saya Memelihara ikan Hias Air Laut



Waktu pertama kali saya melihat aquarium air laut, saya terheran-heran melihat keindahannya, hanya satu kata yang ada dalam otak saya, "kok bisa" itu pertama kali saya melihatnya di daerah jatinegara, padahal niat saya kesitu untuk mencari ikan hias air tawar.
saya langsung bertanya kepada pemilik toko aquariumnya tentang aquarium air laut, dan dia menjelaskannya, tapi yang namanya orang jualan, tentu yang dikasih tahu yang indah-indah saja, dan tampa pikir panjang lagi saya langsung membeli ikan nemo 2 beserta animonnya dan ikan layang-layang 2, pasir dan liverock, dan juga air lautnya 2 galon dan umpan ikan yang bubuk.
Diperjalanan perasaan saya sudah tidak menentu dan ingin cepat-cepat sampai kerumah, karna saya melihat keindahan aquarium air tawar dirumah saja sudah senang, apa lagi ini yang lebih indah pikir saya.
Setelah sampai dirumah aquarium saya yang masih berisi air tawar langsung saya kuran, dan isinya saya taro diember, berhubung saya tidak punya aquarium lagi, dan saya mulai men setup aquarium air laut.
Saya masih memakai penyaring biasa cuma saya rubah posisinya saja, yang mana biasanya kalau buat air tawar mesin air di taro dibawah atau dasar aquarium, dan untuk air laut saya taro diatas dengan posisi terbalik, karna saya melihat ditoko aquarium tadi begitu, cuma mereka memakai viva dengan 1 mesin untuk banyak aquarium, sama saja itu yang saya pikirkan.
Setelah selesai menata rapi memasukkan pasir dan liverock, langsung saya masukkan ikan nemo dan juga ikan layang-layang, dan terahir animon, setelah dikasih lampu ulraviolet, sayang lansung tersenyum lebar, karna sungguh indah. cuma sayang animonnya tidak mau mengembang seperti ditoko aquarium tadi, saya bigung, saya otak-atik mesin airnya, ternyata pengaruhnya arus yang terlalu kencang dan lampu juga berpengaruh.
Ahirnya mau mengembang juga animonnya, dalam waktu 24 jam, saya hampir tidak melakukan aktifitas apapun dan lebih banyak memperhatikan aquarium.
Pagi harinya saya bangun tidur mata saya langsung tertuju ke aquarium, dan saya kaget ikan nemo yang 1 ma layang-layang seperti nya lemes dipojokan, saya bingung, "kenapa ini ikan" itu yang ada dalam pikiran saya, dan ahirnya sekitar jam 10an ikan layang-layang mati, dan menyusul nemo sekitar jam 2an, dan hari itu juga saya langsung pergi ketukang aquarium tempat saya beli ikan itu, dan dia baru menjelaskan aga detail tentang aquarium air laut.
Saran dia saya suruh tambah air lautnya, dan suruh pasang Protein Skimmer, dan juga disuruh beli buat cek PH dan kadar garam juga suhu air lautnya, disitu saya mulai bingung, dan alatnya itu lumayan mahal, apa lagi protein skimmernya, kalau tidak salah harganya sekitar 1 jutaan lebih pada saat itu.
Dan ahirnya saya memutuskan jalan paling ahir, yaitu menambah airnya saja, yang paling murah meriah, cuma 5 ribu waktu itu 1 galon.
Setelah Sampai dirumah langsung saya tambahkan airnya, tapi pikiran saya mulai tidak tenang mengingat kata-kata tukang aquarium tadi, bertahan sampai kapankah aquarium saya?
cuma itu yang ada dalam pikiran saya.
Dan ahirnya besok harinya ikan yang sudah tersisa 2 mati juga, hanya tinggal animon saja,
dan hari berikutnya animon juga menyusul mati.
Saya bingun, karna kalau saya perhitungkan sudah menghabiskan hampir 350an dana yang sudah saya keluarkan dan hanya kuat bertahan 3 hari aquarium saya.
Tapi saya masih penasaran dengan aquarium air laut karna keindahannya, dan mulailah saya sering kewarnet brosing mencari cara perawatan aquarium air laut, sambil mengumpulkan uang saya terus belajar.
Dan sekitar 7 bulan kemudian saya memulai memelihara aquarium air laut lagi.
Denga mengikuti tips setup aquarium air laut di Cara memelihara ikan hias air laut
Menurut saya Cuma Satu kuncinya jika ingin sukses memelihara ikan hias air laut, Harus sabar dan selalu memperhatikan ikan yang dipelihara dan pelajari karakter ikan tersebut.
Sekian Semoaga bermamfaat..

No comments :

Post a Comment

Tinggalkan comentar anda disini